Waktu Baca : 3 minutes

#sahabat adalah kekasih tanpa sayap#

Nyata sudah perasaan itu hadir. perasaan mencintai. tapi hadir pada sahabat sendiri, apakah dia bertahan apakah dia sejati tak pernah menjadi sebuah pertanyaan yang harus dijawab namun setelah buku classik itu dan aku tertegun serta mulai mendefinisikan cinta dari semua perasaan yang terakumulasi.

bersama sahabat sababat terbaik, mencoba merumuskan sebuah makna yang sering kita ucapkan dalam bahasa asmara namun sejauh mana kita mampu memahami makna itu. Menjajal mereka yang pro tentang cinta dengan istilah kata kasih, sayang, cemburu, rindu sehingga banyak jawaban dan alternatif disertai dengan canda dan kebahagian tersendiri bicara tentang kisah cinta masing masing.

Empat unsur itulah yang kutemukan dari pemahaman dari perasaan yang selama aku rasakan pada mantan mantan kekasih dan pada sahabatku satu ini. Merenungi adalah kesungguhan yang kulakukan setiap menjelang lelapku.

Dari hasil proses menggali dan memahami kompleksitas cinta, aku sampai saat ini aku memutuskan berpijak pada cinta universal adalah cinta hadir dan ada dua bagian.

Bagian kesatu adalah tindakan, sikap atau perilaku dalam bentuk kasih dan sayang, serta ikatan emosional yaitu rindu dan cemburu adalah simpul yang kedua.

Ikatan emosional inilah berperang sangat penting dalam pembuktian kita mencintai dengan hati atau di bibir saja.. karena tanpa rindu dan cemburu kata kata cinta hanya lipsinc belaka, dan percayalah dia hanya hadir dalam motif kebutuhan biologis, merasa laku, life style dan segala motif lain tidak berarti ketika semua itu lepas, tercampak dan jatuh.

Proses ? kita tidak bicara proses, karena itu adalah teknik dan cara serta waktu yang akan menjawab.. Membuat dia nyaman disamping kita adalah sebuah cara agar dia jatuh cinta, sama dengan pujian dan perhatian, sistem tarik ulur, dan lain sebagainya.

ketika wujud kasih itu hadir kita akan mencoba memenuhi kebutuhan dia, kesenangan dia walau harus berkorban agar dia selalu dapat bahagia. Memberi tanpa harus menerima tak terbatas pada dia tapi juga kawan dekat dia, keluarga, dan semua pihak yang ada kaitan dengan dia. ketika wujud sayang itu hadir kita akan coba mengerti tentang dia, pahami dia dan hanya untuk dia khusus dia karena dia seolah olah belahan jiwa pasangan hati yang tidak boleh terpisah.  Sehingga agak sulit memisahkan kata kasih dari sayang itu.

Ketika rindu memenuhi jiwa maka rasakanlah ledakan hasrat akan keinginan kehadiran dia, suaranya, tawanya, dan semua hal indah yang membuat kita kembali tenang dan relax dan menikmati seluruh keindahan bersamanya.

manifestasi kebutuhan akan kebahagian ketika cemburu itu menyergap rasakanlah sakit dari perasaan terluka, tersakiti karena dia dekat dengan yang lain, seolah olah kita jadi tak berarti tak di hargai. manifestasi perasaan takut akan kehilangan kasih sayangnya.

Jadi ke ketika 4 unsur itu telah bersatu maka terciptalah ledakan dasyat akan kehadiran “cinta”.  Empat perasaan ini telah bercampur aduk dalam hubungan persahabatan yang terbina, aku tak terbiasa dengan hal ini karena ini salah dan tak pantas atau asumsi pergaulan cinta terlarang.
Karena jatuh cinta pada sahabat yang notebene adalah sejenis, normalkah ???
Ternyata ada unsur lain yang tidak terdeteksi selami ini sehingga menjadi sebuah perbedaan pada Cinta pada seorang kekasih dan seorang sahabat.

Perbedaan itu tipis setipis kulit bawang.. Unsur kelima ini cuma ada pada saat kita mencintai seorang kekasih yang merupakan lawan jenis dan dia adalah “Imajinasi” : manifestasi dari pelepasan kebutuhan biologis, sebagai makhluk, imajinasi liar akan sentuhan phisik dan seksual. Unsur yang tidak akan hadir pada sahabat kita sendiri.

Sahabat yang kita yakini kita cintai adalah adalah juga kekasih, tapi dia tanpa sayap.

Bersambung ….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *