Waktu Baca : < 1 minute

Sumber Gambar


Mengapa 40 Tahun ?,

Umur rata rata manusia hidup didunia, yang dikenal dengan angka harapan hidup, sebagai indeks kesehatan dari berbagai negara adalah 60-70 tahun. 

Dari umur rata-rata tersebut menempatkan usia 40 tahun adalah istimewa, dimana usia tersebut merupakan usia kesempurnaan dari perkembangan otak, dan kematangan pribadi dalam mengelola emosi, olah pikir dan energi spritual yang memunculkan kesadaran bahwa hidup suatu saat akan berhenti. 

Hidup yang dijalani tanpa tujuan dalam bentuk hedonisme akan melahirkan sebuah gangguan kejiwaan dimana setiap perbuatan dan tindakan yang dilakukan hanya untuk pemenuhan kebutuhan fisik, namun tidak mampu menyentuh sisi kejiwaan dalam bentuk kebahagiaan dalam arti sesungguhnya.

Bahagia dalam arti hati yang damai, bahagia dalam menerima hidup dalam semua kelebihan dan kekurangan yang didapatinya sebagai bentuk rasa syukur yang bertambah. 

Rasa syukur akan melahirkan sabar dan ikhlas. 

Semuanya bermula ketika kita percaya bahwasa hidup akan berakhir, dan tujuan kita sebenarnya tak lain dan tak bukan hanya ingin mendapat mendapat ridha dari sang Pencipta.

Sebuah kepercayaan akan ada balasan yang setimpal dari akibat semua perbuatan di dunia ini, adalah sebuah pencapaian kesadaran tertinggi di usia 40 tahun. 

Semuanya terlahir nyata dari bentuk keimanan akan akhirat, dan bertransformasi dalam bentuk amal shaleh. 

Sungguh, 40 tahun adalah persimpangan jalan seseorang menuju jalan yang lurus atau berliku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *