berhenti

Melepas Ide Bisnis Pada Waktu yang Tepat

0
39
Reading Time: 2 minutes

Ada kakek dari teman saya yang bermimpi memulai perusahaannya sendiri selama setengah abad terakhir. Saat ia muda ia memang memiliki ide-ide yang kreatif di zaman lebih awal dari kita saat ini, namun saat ini kakek tersebut sering merasa sedih dan ia merasa idenya telah sangat ketinggalan zaman.

Dia kehilangan istrinya, rumahnya, kariernya, dan keamanan finansialnya gara-gara mimpi itu. Namun yang menjadi mengherankannya, dia masih tidak akan membiarkan mimpinya pupus.

Selama bertahun-tahun, dia mengubah posisi, pendekatan, dan daftar kontak potensial, tetapi dia masih belum menghasilkan sepeser pun atau menjual sesuatu hal.

Sekarang di usianya yang sudah mencapai 70-an, dia masih menjual ide kunonya kepada siapa pun yang mau mendengarkan, sambil menghabiskan penghasilan minimnya untuk ongkos kirim dan menyalin biaya.

Saat anda berhenti dalam proses, maka anda berhenti pada hasil.

Saya tahu apa yang anda pikirkan: Hal tersebut tidak mungkin terjadi pada anda bukan?. Baik! Anda telah mencurahkan hati dan jiwa anda, waktu anda, uang anda dan lebih banyak lagi ke dalam bisnis anda, jadi anda berharap itu harus berhasil.

Meskipun indah untuk dikatakan, namun itu tidak selamanya selalu benar. Semakin anda dapat menyadari bahwa kesuksesan dapat datang dan pergi, semakin baik pula posisi anda untuk memanfaatkan peluang lain yang lebih menjanjikan.

Kita memiliki kecenderungan untuk mengagumi kegigihan dan meremehkan orang yang gampang menyerah.

Namun kegigihan tanpa pengetahuan terbaru akan mendorong anda untuk terus gagal.

Recommend Posts

Waktu yang tepat melepaskan impian.

Ada beberapa indikasi, saatnya memilih berhenti untuk mewujudkan mimpi Anda.

  • Apakah pada ide bisnis anda cukup menarik ? Kadang-kadang orang yang paling pintar sekalipun dapat memiliki titik buntu ketika melihat pada visi mereka sendiri. Mungkin tamsilannya seperti pacar anda yang tidak disukai keluarga dan teman anda,  jadi mungkin ini jugalah saatnya untuk mendapatkan petunjuk.
  • Apakah para kompetitor anda lebih baik? Ide bisnis akan baik ketika menawarkan peluang kesempatan menghasilkan dan berkembang, namun kompetitor akan selalu muncul dengan pendekatan yang berbeda.  Jika bertahan dengan ide dasar tanpa mengikuti perkembangan teknologi maka kita akan “mati suri” dengan mimpi tersebut.
  • Seberapa sering anda mendapat pertemuan kedua? Jika hari-hari anda dihabiskan untuk menghubungi orang-orang baru untuk mau berinvestasi atau membeli ide anda, tetapi seringkali tidak ada pertemuan lanjutan, kemungkinan anda tidak menawarkan sesuatu yang layak untuk dilihat kedua kali.
  • Apakah anda menemui jalan buntu? Anda telah mendengar definisi kegilaan yakni: Melakukan hal yang sama berulang kali dan mengharapkan hasil yang berbeda. Jika anda kehabisan pendekatan, ide, atau arahan, mungkin konsep anda pada dasarnya tidak bisa dijalankan.

Terkadang kesuksesan adalah melepaskan impian anda agar ada ruang terbuka dengan ide bisnis yang lebih segar dan menjanjikan.

Leave a reply