Ichsan Maulana and the Consistency of Lontuanism

0
33
lontuanisme
Reading Time: 3 minutes

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

In this post, kita akan mengulik sedikit profil Ichsan Maulana (Icm). As a friend, emotional closeness has placed him as a friend who is able to open new spaces of creativity for writers, hopefully his figure can inspire you next.

But if tucked hopes that this paper is far from subjective, penulis harus meminta maaf terlebih dahulu, because it's the same thing you ask to separate the bitter and sweet taste in a cup of coffee.

The main thing that is the basis, why this paper was born, adalah konsistensi dari konsep hidup Lontuanism dari seorang Icm dimana dimaknai sebagai kesuksesan yang diraih dimulai peningkatan kualitas diri sendiri.

Lontuanisme ternyata mampu membangun personal branding yang kuat dalam usia yang masih sangat muda.

Sebagai milineal, Icm nampaknya mengetahui betul akan kebutuhan personal branding di era digital, sosoknya saat ini menjelma menjadi pemuda potensial dengan tiga profesi sekaligus, Icm adalah penulis, wartawan dan juga youtuber.

Lulusan Ekonomi Pembangunan Unsyiah ini telah berkecimpung di dunia LSM The Aceh Institute sebagai staf Departemen Publikasi sejak 2017.

Tradisi membaca yang kuat dan mengimplementasikannya, telah menempanya menjadi sosok yang berintegritas dalam hidup, buktinya pemuda berzodiak Leo ini telah mengambil sikap dan keputusan untuk membangun bahtera rumah tangga bersama Sarah, dara cantik asal Bireun tepat saat dia berumur 25 Year,

Dalam proses pencarian filosofi hidup, dia mencoba menggeluti dunia photografi, dan hasil pemikirannya tersebar diberbagai media online dan cetak baik skala lokal maupun nasional.

The digital footprint of his writing can be tracked on Voxpop,id, Warungkopi.com, Savanapost.com, Free mind, Indonesian porch, Aceh Trend even on the Blockchain Steemit platform.

Temukan dan baca sampai tuntas salah satu tulisannya, then it doesn't take long to know the breadth of his views.

Along with the world of writing, kiprahnya sebagai kolumnis sepakbola di media cetak Rakyat Aceh telah mengantarkanya mendapat Award dari Pemerintah Aceh sebagai Wartawan terbaik peduli olahraga dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) Year 2019.

Kemampuan yang seimbang antara menulis dan berbicara serta membangun relasi dengan berbagai tokoh dengan latar belakang sosial dan pendidikan yang berbeda menjadi modal kuat baginya untuk mendapat kepercayaan sebagai moderator di berbagai seminar publik di Aceh.

Selama Pandemi Covid 19, temporary cessation of crowd activities both football and seminars, not turn off his steps to work, dan sejak 1 June 2020, Official lontuanism penetrated youtube.

Berikut petikan deskripsinya “Channel ini lahir bukan karena permintaan rakyat, nor because of anyone's insistence, but present because there really must be. Often, the work comes because of all the time. As simple as that."

Content that is filled with a podcast or interviews approach is divided into three segments, namely book review, soccer and Inspirational Chat.

If you are interested in getting to know him further, just try to offer a glass of sanger via social media both Instagram, Facebook and Twitter, if he agrees then you are very lucky.

A little advice from the author, before an appointment with him, it is best to prepare mentally in advance, because it could be that the depth of the analysis can change your perspective of life which may be obsolete.

For those of you who want to continue to be motivated and inspired by it, then there is only one way. Jadilah subcriber akun Ichsan Maulana.

Wish you readers, the writer and bro Ichsan Maulana is always in his protection.

 

Note :

  • Lontuanism comes from the words Lontuan and Isme
  • Lontuan a word in Aceh which means I

Leave a reply

Artikel Lainnya