Ichsan Maulana dan Konsistensi Lontuanisme

0
34
lontuanisme
Leestyd: 3 minute

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dalam postingan kali ini, kita akan mengulik sedikit profil Ichsan Maulana (Icm). Sebagai sahabat, emosionele nabyheid het hom geplaas as 'n vriend wat nuwe ruimtes van kreatiwiteit vir skrywers kan open, hopelik kan sy figuur jou volgende inspireer.

Maar as dit verstrengel is, hoop dat hierdie artikel nie ver subjektief is nie, penulis harus meminta maaf terlebih dahulu, want dit is dieselfde as wat u vra om die bitter en soet smaak in 'n koppie koffie te skei.

Die belangrikste ding wat die basis is, waarom hierdie artikel gebore is, adalah konsistensi dari konsep hidup Lontuanism dari seorang Icm dimana dimaknai sebagai kesuksesan yang diraih dimulai peningkatan kualitas diri sendiri.

Lontuanisme ternyata mampu membangun personal branding yang kuat dalam usia yang masih sangat muda.

Sebagai milineal, Icm nampaknya mengetahui betul akan kebutuhan personal branding di era digital, sosoknya saat ini menjelma menjadi pemuda potensial dengan tiga profesi sekaligus, Icm adalah penulis, wartawan dan juga youtuber.

Hierdie Unsyiah-ontwikkelingsekonomie werk sedertdien in die NRO-wêreld, die Aceh Institute as 'n personeel van die Departement Publikasies 2017.

Die tradisie van sterk lees en implementering daarvan, het hom gesmee tot 'n persoon van integriteit in die lewe, buktinya pemuda berzodiak Leo ini telah mengambil sikap dan keputusan untuk membangun bahtera rumah tangga bersama Sarah, pragtige maagd Bireun reg toe sy oud was 25 Jaar,

In die proses om 'n lewensfilosofie te vind, hy het probeer werk in die wêreld van fotografie, dan hasil pemikirannya tersebar diberbagai media online dan cetak baik skala lokal maupun nasional.

Jejak digital tulisannya bisa terlacak di Voxpop,id, Warungkopi.com, Savanapost.com, Pikiran Merdeka, Serambi Indonesia, Aceh Trend bahkan di platform Blockchain Steemit.

Temukan dan baca sampai tuntas salah satu tulisannya, maka tak butuh waktu lama untuk tau keluasan pandangannya.

Seiring sejalan dengan dunia tulis menulis, kiprahnya sebagai kolumnis sepakbola di media cetak Rakyat Aceh telah mengantarkanya mendapat Award dari Pemerintah Aceh sebagai Wartawan terbaik peduli olahraga dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) Jaar 2019.

Kemampuan yang seimbang antara menulis dan berbicara serta membangun relasi dengan berbagai tokoh dengan latar belakang sosial dan pendidikan yang berbeda menjadi modal kuat baginya untuk mendapat kepercayaan sebagai moderator di berbagai seminar publik di Aceh.

Selama Pandemi Covid 19, terhentinya sementara kegiatan keramaian baik sepakbola maupun seminar, tidak mematikan langkahnya berkarya, dan sejak 1 Juni 2020, Lontuanisme resmi merambah youtube.

Berikut petikan deskripsinya “Channel ini lahir bukan karena permintaan rakyat, tidak pula sebab desakan siapapun, tapi hadir karena memang harus ada. Seringkali, karya hadir gara-gara suntuk. Sesederhana itu.”

Konten yang diisi dengan pendekatan podcast ataupun interviews terbagi tiga segmen, yaitu review buku, sepakbola dan Ngobrol Inspiratif.

Jika anda tertarik mengenalnya lebih jauh, coba tawarkan saja segelas sanger via media sosial baik itu Instagram, Facebook maupun Twitter, jika dia mengiyakan maka anda sungguh beruntung.

Sedikit nasehat dari penulis, sebelum janji temu dengannya, sebaiknya bolehlah mempersiapkan mental terlebih dahulu, karena bisa jadi kedalaman analisisnya bisa merombak perspektif hidup anda yang mungkin usang.

Teruntuk anda yang ingin terus termotivasi dan terinspirasi olehnya, maka hanya ada satu jalan. Jadilah subcriber akun Ichsan Maulana.

Semoga pembaca, penulis dan bro Ichsan Maulana selalu dalam lindungan-Nya.

 

nota :

  • Lontuanisme berasal dari kata Lontuan dan Isme
  • Lontuan adalah kata dalam bahasa Aceh yang bermakna Saya

Leave a reply